Sponsor

Jumat, 02 September 2011

Cerpen


Ra, aku datang lagi hari ini ke taman yang indah ini. Ya, taman ini indah, semenjak kehadiranmu di sini, bukan karena bunga-bunga dan pohon yang ditanam oleh penjaganya. Namun karena engkau adalah hal terindah dalam hidupku yang akhirnya direnggut oleh waktu dan disemayamkan di sini, tubuh mu jauh dariku, namun cintamu, cinta kita, kini semakin bertumbuh. Aku merindukanmu, dan dari atas sana , atau bahkan mungkin dari sampingku, aku tahu, engkau hadir, meski tak terlihat oleh mataku, namun hatiku merasakan hadirmu. Dalam setiap hembusan semilir angin yang menyejukkan, aku mampu mencium wangi rambutmu yang dulu selalu kubelai, dalam cerahnya mentari pagi, aku merasakan senyum indahmu yang mampu menggelorakan hatiku, dan ketika matahari tenggelam, aku masih saja merasakan hangatnya genggamanmu, sama seperti dulu.  Aku sungguh merindukanmu, sungguh sungguh merindu, hingga terkadang sakit rasanya melihat senyummu di foto pernikahan kita yang tergantung di dinding kamar yang kini kutempati sendiri. Aku menangis dalam kesendirian, bukan karena harus sendiri menghadapi hidup, tapi karena aku merasa belum cukup mengatakan kepadamu betapa aku mencintaimu selama hidup. Aku menangis untuk setiap waktu yang tidak kuhabiskan bersamamu, untuk setiap kesempatan yang ada untuk mengatakan betapa aku mencintaimu, meski aku terkadang tidak mampu mengungkapkannya kepadamu. Aku begitu merindukanmu.

Begitu pula dengan putri kita, yang telah kau hadiahkan kepadaku melalui pengorbanan nyawamu. Aku merasa hampa, merasa tak berguna, karena dari sekian banyak jiwa yang kuselamatkan, aku justru tidak mampu menyelamatkan  hidupku, menyelamatkanmu. Aku yang biasa berjuang melawan maut, menantang kematian dan malaikat-malaikatnya untuk mencegah mereka menyentuh manusia yang berjuang untuk mempertahankan mereka dengan bantuanku sebagai seorang dokter, yang mereka bilang bertangan dingin, malah lunglai tak berdaya, hanya mampu meresapi hatiku yang teriris iris tatkala mereka merenggutmu dariku.
Putri kita hari ini genap berusia setahun, sama seperti kepergianmu ketika engkau membawanya ke dunia ini. Aku tak sempat mengatakan kepadamu betapa kecantikannya sama seperti dirimu, betapa tawanya mampu membuatku terbius dalam rasa syukur, sama seperti ketika aku mendengar tawamu dulu. Kerling matanya pun mampu membuatku tersenyum, menyadari betapa Tuhan telah mengaruniakan aku putri tercantik yang pernah ku kenal, putri kita. Ayrie, aku menamainya, sama seperti yang engkau inginkan, yang kita inginkan. Aku berharap dalam asa, ketika aku ingin engkau juga menggendongnya sama sepertiku, merasakan lembut kulit pipinya, mendengarkan sayup nafasnya ketika ia terlelap, dan bukan hanya itu, aku juga ingin bergantian denganmu kala harus menjaganya di malam hari, ketika ia menangis, karena alasan yang sama yang membuat ayahnya menangis, merindukan hadirmu. Seharusnya ia mencicipi susu darimu, bukan susu formula yang selama ini terpaksa kubeli, yang tidak memiliki kehangatan seorang ibu. Namun ia tampaknya mengerti dengan keterbatasan ayahnnya, bahwa ayahnya yang selama ini dipuja sebagai dokter bertangan dingin tidak mampu memberikannya kasih sayang seorang ibu. Ia terlelap dan tidak rewel, meskipun aku hanya memberikannya susu formula, susu formula yang sekali lagi, tidak memiliki kehangatan seorang ibu. Aku seharusnya belajar darimu bagaiman mengganti popoknya, bagaimana memandikan putri kita. Namun kini aku bahkan sudah begitu mengerti apa yang diinginkan putri kita. Seberapa hangat air yang diinginkannya, seberapa banyak air yang harus kupenuhi di bak mandinya, seberapa lama ia ingin bermain air, sebelum akhirnya aku harus mengeringkan badannya , memakaikannya bedak, dan memakaikannya baju biru muda, warna kesukaanmu, yang entah bagaimana juga menjadi warna kesukaannya. Sering aku terjaga tengah malam, dengan wajah sayu dan mata kurang tidur setelah lelah seharian bekerja, untuk mengganti popoknya yang basah, ataupun untuk membuatkannya sebotol susu, atau sekedar  untuk menggendongnya dan menyanyikan sebuah lagu untuknya. Aku lelah, sangat lelah , tentu saja tak bisa kupungkiri, namun rasa cintaku kepadanya, dan rasa cintaku kepadamu, rasa cinta kita, memampukanku untuk kembali melaksanakan tugasku sebagai ayah. Ya, aku memang ditemani seorang pengasuhnya, dan terkadang neneknya datang menjenguknya, namun aku ingin ia mengerti betapa ayahnya begitu mencintainya, betapa aku ingin selalu berada di dekatnya, seperti yang aku tahu, bahwa engkau juga pasti begitu.

Aku menangis lagi, air mataku menetes membasahi bunga melati yang kutanam untukmu disini. Namun tak apa,  putri kita sedang terlelap, memejamkan matanya dalam pangkuanku. Aku merindukanmu, sungguh merindkuanmu. Dalam setiap malam yang dingin, aku tidur sendiri di ranjang tanpa kehadiranmu, tanpa hangatnya rasa cinta kita. Bukan, bukan kepuasan semata yang kurindukan, namun aku ingin menggenggam tanganmu, mengatakan seluruh kegalauanku sehari ini, yang akan engkau balas dengan senyummu dan kecupan di keningku, dan seketika itu juga bebanku akan hilang, larut ditelan angin.

Tahukah engkau betapa ingin aku bertukar tempat denganmu, betapa aku ingin menghadapnya terlebih dahulu, karena hatiku hancur tatkala aku tak mampu lagi melihat hadirmu. Hatiku hancur tatkala melihat pasienku mampu menyusui bayinya, hal yang tidak diperoleh putriku, putri kita. Sering aku berdoa sendiri di kapel, ,memohon Tuhan untuk selalu menjagamu, memberikanmu surga, sama seperti engkau juga dulu memberikan surga kepadaku dan kepada orang-orang di sekelilingmu. Aku pernah marah dengan Tuhan, kecewa karena ia merenggutmu dariku. Namun akhirnya aku menyadari, Ia mencintaimu lebih dari aku mencintaimu, dan atas setiap keputusannya yang tak mampu kupahami, aku hanya akan percaya dan menyimpannya dalam hati, bahwa segala yang dilakukan-Nya, tentulah berdasarkan c inta kepadamu, kepadaku, kepada putri kita.

Namun, aku tahu, bahwa aku diserahi tanggung jawab untuk membesarkan putri kita, menjadi seorang wanita yang baik, sebaik ibunya.
Kini ia telah genap berusia setahun, seperti yang kukatakan tadi. Ia telah tumbuh dengan sehatnya dengan  segala kelucuannya, tangisnya, tawanya, aku begitu ingin membagi kebahagiaan ini denganmu. Namun aku tetap percaya bahwa engkau ada di samping kami selalu, menjaga cinta kita. Aku membawa kue coklat kesukaanmu dulu, dan kunyalakan sebatang lilin, aku ingin merayakan ulang tahunnya bersamamu. Aku bergembira ketika mengingat hari ini, hari di mana setahun yang lalu Tuhan menganugerahiku seorang putri, namun juga menyayat hatiku, ketika kuingat bahwa di hari yang sama Ia memberiku seorang lagi belahan jiwa, Ia malah merenggut belahan jiwaku yang satunya.

Aku menyalakan lilin, dan membiarkannya padam ditiup angin, yang entah bagaimana aku harap merupakan pertanda hadirmu. Putri kita belum bisa makan kue coklat, tentu saja, dan aku tidak akan memberikan kue ini kepadanya. Aku akan memberikan kue ini kepada penjaga makammu, berharap ia akan menjaganya tetap terawat sama seperti aku merawat cinta kita.

Aku sudah mengambil cuti seharian ini, karena aku ingin menghabiskan waktu bertiga bersamamu, dan bersama putri kita, namun sepertinya cuaca tidak mengizinkan, gerimis mulai berjatuhan satu per satu, dan seperti yang kuingat, kita berdua dari dulu selalu menyukai gerimis, selalu menikmati gerimis tatkala kita berdua melewatkan sore hari di rumah yang kita bangun berdasarkan cinta. Aku tak apa jika hujan membasuh tubuhku dengan dinginnya, namun aku khawatir putri kita akan jatuh sakit, oleh karena itu aku mencium nisanmu, yang terasa dingin, berbeda sekali dengan pipimu yang kemerahan dan selalu terasa hangat, dengan aromamu yang begitu akrab di hidungku. Aku juga membiarkan putri kita yang kini sudah terbangun, namun tidak menangis seperti biasanya, untuk menyentuh nisan putih mu yang dingin, namun dengan cara yang tak kumengerti ia tampaknya mengenalnya, mengenal sapa yang terbaring di sini, ibunya, yang telah meregang nyawa untuknya. Kemudian aku melangkahkan kaki, berusaha menghindari hujan menuju ke mobil.

Aku mencintaimu, sampai sekarang, dan masih belum berkurang sama seperti ketika pertama kali aku mengatakan aku mencintaimu. Namun kini begitu jauh rasanya takdir mesmisahkan kita, aku mencintaimu, sungguh-sungguh mencintaimu, dan aku ingin sekali menggumamkan itu setiap kali aku mengingat hadirmu, karena mungkin tak cukup sering terucap betapa aku mencintaimu.

Aku telah menyalakan mesin mobil, kami harus pulang, sebab kakek-neneknya Ayrie sudah menunggu di rumah, rumah yang seperti kukatakan, kita bangun dengan cinta, dan samapai selamanya akan begitu. Hujan menyentuh bumi dengan titik-titiknya, membasahi tiap tempat yang disentuhnya, termasuk makammu. Aku hanya mampu merasakan rindu yang menyiksa, sama seperti sapuan hujan yang seolah tak ada hentinya, seperti ribuan titik-titik rindu yang yang menghujam hatiku.
Aku mencintaimu, aku merindukanmu, dan akan selalu begitu…..


Read More >>

Pesan Cinta dari Surga


Jagalah selalu tata krama dan sopan santu, menghargai waktu, selalu ucapkan terima kasih. Orang akan menilai kalian dari sikap dan tingkah laku kalian.
Jadilah orang yang ramah, baik budi dan berbelas kasihan kepada orang yang kemalangan, jangan berhenti membantu orang lain walaupun kalian sedang ditimpa kemalangan. Segala perbuatan baik akan selalu dibalas oleh perbuatan baik. Apabila kalian ringan tangan, maka orang lainpun akan mudah membantu kalian.
Tunjukkan keberanian moral. Lakukan hal-hal baik yang kalian yakini, walaupun hal ini mungkin akan membuat kalian dikucilkan. Saat bangun di pagi hari, bangunlah dengan tanpa perasaan bersalah atau penyesalan.
Rendah hatilah selalu. Hargai masukan dari orang lain, bersikap ksatria dan mengakui kesalahan. Jangan merasa hina karena mengakui kesalahan.
Belajar dari kesalahan. Selama hidup kita akan banyak melakukan kesalahan, Belajarlah dari kesalahan ini untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jangan mengulangi kesalahan yang sama, jangan lari dari masalah. Hadapi masalah dengan bijaksana.
Jangan membawa berita buruk tentang orang lain. Hal ini akan membuatmu menjadi orang yang lebih buruk. Apabila kalian bermsalah dengan seseorang, ajak orang tersebut untuk membicarakan masalah dan menyelesaikan masalah tersebut.
Tahan marahmu! Apabila seseorang mengkhianatimu, jangan langsung bereaksi. Jangan mengucapkan kata-kata yang menyakitkan hati karena kalian takkan pernah bisa menarik ucapan kalian. Kita berhak mendapatkan kesempatan kedua.
Bersukacitalah. Ambil resko, apabila kalian tertangkap, menyerahlah dengan suka rela!
Berbuat baiklah selalu dan bantulah orang-orang miskin..
Selalu bersikap positif! Selalu ada jalan keluar dari setiap masalah yang kalian hadapi.
Selalu katakan “YA”. Jangan pernah berkata “TIDAK”. Kalian akan selalu dihargai orang lain karena sikap positif.
Jadilah orang yang cerdik. Berikan kepada orang lain melebihi harapan mereka. Bersikaplah kompromi.
Terimalah undangan pesta dengan suka hati. Mungkin kalian enggan pergi ke pesta, tetapi teman-teman kalian mengharap kehadiran kalian. Tunjukkan respek dan hormat kalian.
Jangan pernah mengecewakan orang lain. lakukanlah apapun untuk menolong sahabat-sahabat mu. Pilihlah sahabat dengan bijaksana.
Hargai orang-orang yang memberikan pelayanan baik. Jangan pelit dengan tip/persenan.
Jangan rendah diri. Jangan menjadi penjilat.
Tunjukkan hormatmu kepada orang yang lebih tua, usia tua melambangkan kebijaksanaan.
Utamakan kepentingan saudara kandungmu.
Banggalah dengan asal-usul kalian, pelajari kebudayaan dan bahasa asing.
Jadilah orang yang memiliki ambisi, tetapi bukan orang yang ambisius. Persiapkan diri kalian dengan keahlian dan kerja keras. Hiduplah dengan penuh canda dan tawa. Jangan pernah menunda apapun.
Jadilah yang terbaik di sekolah. Apabila guru kalian lupa mennghargai kalian, berilah penghargaan kepada diri sendiri. Belilah segala sesuatu sesuai kemampuan. Jangan berhemat saat membeli pakaian, sepatu, make up atau perhiasan. Carilah penawaran yang terbaik.
Pantang menyerah.  Jangan berhenti berjuang.
Jangan pernah mengasihani diri sendiri. Menangis tak akan merubah apapun menjadi lebih baik.
Jagalah kesehatanmu.
Pelajari bahasa asing. Sapalah orang asing dengan bahasanya, lantas kalian boleh bertanya apakah mereka bisa berbahasa Inggris!
Dan terakhir, sayangi Ibumu, sayangi Ayahmu, sayangi Saudaramu[pesan Bapa kepada anaknya]



Read More >>

Doa dan Kesaksian Sederhana yang Menguatkan


Pagi itu aku harus ke Slipi. Perjalanan ke sana dari rumahku memakan waktu 1,5 jam. Itu jika jalanan tak terlalu macet. Tetapi aku merasa agak kurang fit saat itu. Malam sebelumnya aku batuk dan sulit tidur. Batuk masih kurasakan sampai pagi. Aku memutuskan minum obat batuk sebelum berangkat. Masih ada cukup waktu untuk tidur sejenak sebelum berangkat. Obat batuk memang membuat mataku jadi berat.

Aku tidur kira-kira satu jam lalu terbangun dengan sedikit enggan karena rasanya badanku masih berat. Rasanya aku ingin di rumah saja. Tetapi aku sudah janji untuk menemui seseorang di Slipi. Ah, masak hanya karena sedikit batuk aku jadi manja begini sih? Aku teringat pernyataan bahwa jika kita keras terhadap diri kita, hidup akan menjadi lebih lunak. Entah benar atau tidak, yang jelas aku tak ingin menjadikan kantuk dan batuk menjadi alasan untuk tidak berangkat.
Untuk menuju Slipi total aku harus berganti kendaraan umum empat kali. Di dua kendaraan umum pertama, aku masih mendapat tempat duduk. Di kendaraan umum ketiga, bus sudah penuh. Biarlah, pikirku. Kalau aku tak segera naik bus itu, aku bisa terlambat. Benar, aku harus berdiri. Bus besar itu tak menyisakan tempat duduk buatku. Rasanya berdiri di bus dalam keadaan masih mengantuk terasa berat saat itu. Apalagi perjalanan masih jauh. Namun, aku memberanikan diri berdoa dalam hati, “Tuhan, aku ingin mendapat tempat duduk. Beri aku satu bangku untuk duduk.” Aku merasa, agak berlebihan jika doaku terkabul. Bus ini terus menaikkan penumpang, dan trayek tempuhnya masih jauh. Rasanya tak akan ada penumpang yang turun dalam waktu dekat.

Bus baru menempuh sepertiga dari trayeknya. “Proklamasi! Proklamasi!” Ibu yang duduk di bangku terdekatku turun! Aku mendadak terharu ketika tersadar bahwa doaku terkabul. Aku duduk menggantikan ibu tersebut. Aku bersyukur sekali Tuhan mendengar doa sederhanaku itu. Bahkan ketika aku merasa tak yakin, Tuhan masih memberi perhatian. Terima kasih Tuhan.


Belum lama aku duduk, tak lama naiklah sepasang pengamen.
“Jreng … jreng … jreng”
Sejauh timur dari barat
Kau membuang dosaku
Tiada Kauperhitungkan kesalahanku ….
Aku tertegun. Entah aku mesti merespons bagaimana. Baru saja Tuhan menghadiahiku tempat duduk di dalam bus yang mulai sesak dengan penumpang, sekarang para pengamen itu menyanyikan lagu rohani. Seolah lagu itu meyakinkanku bahwa Tuhan memang hadir dan menemani.

Lagu itu mengingatkan aku saat aku masih bekerja di sebuah penerbitan buku rohani. Setiap pagi kami berkumpul, melakukan renungan pagi bersama. Dan itu adalah salah satu lagu yang sering kami nyanyikan. Namun kali ini yang menyanyi bukan aku bersama teman-teman seruanganku, melainkan dua pengamen bersuara ala kadarnya.
Orang mungkin bisa mengatakan bahwa lagu itu tak cocok dinyanyikan di dalam bus kota. Tetapi toh, aku merasa lagu itu menghiburku. Mengingatkanku sekali lagi bahwa kasih karunia Allah begitu besar. Dia telah menebus aku–dan juga orang-orang di dalam bus kota ini jika mereka mengimani Kristus. Yesus telah menyelesaikan urusanku dengan Tuhan. Dosaku sudah dihapus. Hidup baru telah diberikan. Dan Dia juga masih menyediakan hal yang kubutuhkan, meski itu terbilang sepele di mata-Nya.

Nyanyian para pengamen itu juga mengingatkan aku untuk berani memberikan kesaksian. Mungkin kesaksian dalam bentuk lagu itu tampak ala kadarnya, tetapi toh lagu itu memberikan dampak tersendiri bagiku. Memberikan penguatan bahwa Allah tetap berkarya dan menemani meski di tempat serta suasana yang tampaknya sangat duniawi. Aku pikir, kita masing-masing bisa memberikan kesaksian mengenai penyertaan Tuhan. Jika itu bukan untuk menjangkau orang yang belum mengenal kasih karunia Allah, setidaknya bisa menguatkan sesama kaum beriman.

Aku berdoa kiranya lewat tulisan yang sederhana ini, nama Tuhan senantiasa dimuliakan. Dan kiranya kita juga ingat bahwa Allah senantiasa menyertai bahkan di saat maupun di tempat yang tampaknya Allah tak hadir di situ. (glorianet)

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” Ibrani 12:1


Oleh : Bunda Maria Santa Perawan Suci
Read More >>

Doa

Aku terdiam (lagi!)
Hanya bisa terdiam, meringis, dan menangis.

Diamku bukan tak beralasan.
Alasannya, diam.

Diam.
Sakit.
Merintih, meminta pada mereka.
Tak sanggup rasanya.

Betapa tdk menyenangkan.
Lagi-lagi, diam.
Merasa jauh dariku.

Aku lagi diam.
Menatap bintang yg kubuai dlm pikiranku sendiri.
Berharap semua akan baik-baik saja besok.
Kuharap demikian.

Aku diam (kembali!)
Dengan rapat kututup mataku.
Aku sangat lemah dan letih Tuhan.
Aku tak dapat jalan sendiri, tolonglah aku.

Oleh : Susi Marlina Tambunan
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150280115721299
Read More >>

"KisAh seOrang AyaH"

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering saya bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan... seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak saya. Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, saya harus segera berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh... saya harus menyediakan makan untuknya. Karena masih ada sisa nasi, jadi saya menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian saya bergegas berangkat ke tempat kerja. Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika saya pulang kerja saya merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas saya memeluk dan mencium anakku, saya langsung masuk ke kamar tidur dan melewatkan makan malam. Namun, ketika saya merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! saya membuka selimut dan..... di sanalah sumber 'masalah'nya: ... sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut! Oh...Tuhan! saya begitu marah, saya mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat: "Dad, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .. Karena aku takut mie'nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang, tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku aku minta maaf Dad ... " Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku ... tetapi, saya tidak ingin anak saya melihat ayahnya menangis maka saya berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya. Setelah beberapa lama, saya hampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu saya membujuknya untuk tidur. Kemudian saya membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur. Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, saya melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto mommy yang dikasihinya. Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya. Namun... belum lama, saya sudah memukul dia lagi, saya benar-benar menyesal.... Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. saya pulang kerumah lebih awal dari kantor, saya berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, saya pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. saya marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, "Aku minta maaf, Dad". Selang beberapa lama saya selidiki, ternyata ia absen dari acara "pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu..... Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga! Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim dingin, dan hari Natal telah tiba. Semangat Natal ada dimana-mana juga di hati setiap orang yg lalu lalang... Lagu-lagu Natal terdengar diseluruh pelosok jalan .... tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelesaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus. Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun saya sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : "Maaf, Dad". Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu. Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong anak saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk mommy.....". Tiba-tiba mataku berkaca-kaca..... tapi saya mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: "Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?" Jawaban anakku itu : "Aku telah menulis surat buat mommy untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalun tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus". Setelah mendengar penjelasannya ini, saya kehilangan kata-kata, saya bingung, tidak tahu apa yang harus saya lakukan, dan apa yang harus saya katakan .... saya bilang pada anak itu, "Nak, mommy sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk mommy, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi.... saya jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu. Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur...... 'Mommy sayang', Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara 'Pertunjukan Bakat' di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi. Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencari saya, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya. Mommy, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Ku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi mom, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah mommy muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat mommy? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi mommy, mengapa engkau tak pernah muncul?" Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istri saya .... Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari padanya. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu. Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya.

Oleh : indri simatupang
sumber: http://www.facebook.com/note.php?note_id=324386935369#!/note.php?note_id=414022122307
Read More >>

peCundang seJati

Dalam diam jiwaku
telah terluka memilikimu
karna ku takkan bisa
tuk selamanya menjadi cintamu

Sesungguhnya hanya dirimu
tapi mereka tak mengerti
dan menentang cinta ku denganmu

Ku tlah menyerah slamanya
dan mengakhiri kisah kita
meski air mata membunuhku
kau memang pecundang sejati
yang tak sanggup perjuangkan cinta
maafkan semua cintaku
ku meninggalkanmu

Janganlah kau tanyakan
tentang janjiku yang pernah terucap
karna semua telah nyata
kini dirimu mengingkari nya..
Read More >>

KEYAKINAN dan PERCAYA DIRI

Kau tidak boleh melewati dirimu Bukan karna kau tidak bisa, Tapi harapan-Mu kurang karena kamu selalu takut. Setiap orang ada PRAJURIT yang tertidur, Jika kamu bisa membangunkannya, berarti kau sudah melewati dirimu. Seperti menaruhkan nyawanya. Jadi mereka akan berperang sekuat tenaga... Kekuatan itu melebihi apap...un ini Adalah harapan Setiap Prajurit dan Tidak ada Berkas Darah.
Read More >>

TUMBUHKAN CITA-CITAMU

Kehidupan didunia ini seperti sebuah permainan dimana manusia sering kali terlena akan keindahan dunia yang disajikan pada mereka, padahal semua itu hanyalah tipu daya belaka yang akan membuat mereka terlena sehingga mereka lupa akan tujuan tuhan menciptakan mereka, padahal waktu akan terus berjalan dan tidak akan terulang kembali, hanya insan yang berimanlah yang akan sadar terhadap semua permaianan yang ada didunia ini, karena ia mempunyai cita-cita yang tinggi yang ingin dia raih dalam hidup ini.
Masih ingatkah kita ketika kita masih kecil dahulu, ibu dan bapak kita selalu menanyakan kepada kita tentang cita-cita kita nanti apabila kita sudah dewasa, banyak diantara kita yang dengan lantang menjawab ingin jadi insinyur, ada yang ingin jadi mentri, pilot , dokter bahkan ada yang ingin menjadi presidan, yah itulah harapan indah kita sewaktu kita masih kecil dahulu, namun seiring berjalannya waktu kenapa seakan-akan harapan dan cita-cita yang kita tanam sejak kecil itu mulai menghilang, bahkan sekarang pada saat kita sudah dewasa ketika kita ditanya tentang cita-cita kita banyak diantara kita yang menjawab dengan pesimisme, seakan-akan mereka sudah tidak mempunyai kepercayaan diri lagi terhadap cita-cita yang mereka tanamkan sejak kecil dahulu dalam mengarungi kehidupan ini, pernah suatu ketika ada beberapa mahasiswa ditanya dalam sebuah seminar tentang cita-cita mereka setelah lulus kuliah, banyak diantara mereka yang bercita-cita ingin menjadi karyawan dalam sebuah perusahaan, dan ada juga diantara mereka yang masih bingung mau jadi apa mereka nanti setelah selesai kuliah.
Sahabatku, inikah potret kehidupan kita saat ini, dimana banyak diantara kita yang sudah tidak mempunyai sifat optimisme dalam mengarungi kehidupan, padahal ayah dan ibu kita mengharapkan agar kita bisa menjadi orang yang sukses, apakah dengan kegagalan kita dalam menjalani kehidupan ini akan membuat mereka bangga? tentu tidak sahabatku, mereka ingin kita berhasil, mereka ingin kehidupan kita lebih layak dibandingkan mereka, jadi jangan sampai mereka kecewa dengan kegagalan kita, tapi buatlah mereka bangga dengan keberhasilan yang kita raih.
Sahabatku, ingat hidup ini adalah sebuah berjuangan dimana ketika kita tidak mau berjuang dalam hidup ini maka bersiap-siaplah kita menjadi seorang pecundang, maka selagi kesempatan masih ada gunakanlah ia dengan sebaik munkin, gunakanlah waktu yang ada dengan banyak berlatih, berusaha, dan jangan pantang menyerah, ingat tiada sesuatu itu sulit selama kita mau berusaha dalam menghadapinya, dan jangan lupa perbanyaklah berdoa dalam keseharianmu, karena semua yang terjadi pada diri kita adalah kehendak Allah.
Sekarang mari kita tumbuhkan lagi semangat bercita-cita seperti sewaktu kita masih kecil dulu, karena seorang bijak mengatakan bahwa orang yang memiliki cita-cita maka dia sudah meraih separuh dari kesuksesan hidup, jadi jangan takut bercita-cita sahabatku, tumbuhkan cita-cita yang tinggi dalam kehidupan kita agar hidup yang sekali ini kita jalani dengan keberhasilan yang gemilang, namun jangan hanya bercita-cita saja, tapi aplikasikanlah cita-cita anda dalam kehidupan ini.
Selamat mencoba sahabatku.
Dan semoga bermanfaat Bagi semua pembaca...
hahaha.. ;) :) :D
Read More >>

Ku Rindukan Kasih Sayang


Hidupku selalu dihiasi dengan berjuta kenangan .
Aku masih ingat dulu ketika aku masih kecil, aku selalu hidup dalam kasih sayang orang tua dan orang-orang yang selalu menyayangiku, dulu aku merasa bahwa dunia ini adalah milikku, karena dimanapun aku berada maka disitulah orang-orang menyambutku dengan rasa penuh kebahagiaan dan kasih sayang, aku selalu dimanja dalam masa kanak-kanakku dahulu, hingga aku merasakan seakan dunia ini begitu indah karena dipenuhi dengan kasih sayang, namun ketika aku beranjak dewasa dan meninggalkan masa kanak-kanakku, aku baru merasakan betapa jauhnya pebedaan kasih sayang yang ku alami, dulu orang-orang selalu menuruti semua kemauanku hingga apapun yang aku minta selalu mereka kabulkan, namun sekarang sangat sedikit orang yang mau mengerti kemauanku, dulu sewaktu aku kecil orang selalu mendengarkan ocehan manjaku, namun sekarang itu hanya tinggal kenangan yang selalu menghiasi hari-hariku karena sekarang sudah tidak ada teman lagi yang sudi mendengarkan curahan hatiku, sewaktu kecil dulu aku selalu ditemani oleh ibuku, beliau selalu menjagaku ketika aku tidur, beliau selalu memberikan dongeng sebagai pengantar tidurku, namun sekarang masa itu tidak aku rasakan ketika aku telah beranajak dewasa.
Kini setelah aku dewasa, aku merasa sendirian padahal banyak orang yang disampingku, kini aku merasa bahwa hidup ini seakan tiada kasih sayang lagi karena tidak aku dapati kasih sayang seperti dulu lagi, aku rindu pada masa-masa kecilku dulu, aku rindu belaian dan dongeng ibu sebagai pengantar tidurku, aku rindu pada mainan-mainan kecilku, ingin sekali aku mengulang masa-masa kecilku, namun aku sadar bahwa itu tidak mungkin terjadi, karena sekarang aku sudah beranjak dewasa dan ini adalah masa dimana aku harus memulai mengukir sejarah kehidupanku didunia ini, demi masa depanku maka akan ku tinggalkan masa-masa laluku, demi keberhasilan hidupku akan aku tinggalkan mainan-mainan kecilku dulu, dan demi harapanku maka aku tidak akan mengharapkan kasih sayang orang lain lagi tapi akan aku bagikan kasih sayangku kepada semua orang, agar hidupku ini dipenuhi dengan kasih sayang.
sekarang aku hidup dalam pengharapan, aku berharap suatu saat nanti akan ada teman yang mau mengembalikan semua yang dulu pernah aku rasa dahulu, teman pendamping yang selalu mendengarkan curahan hatiku, teman yang selalu ada ketika aku membutuhkannya, teman yang selalu memberikan motivasi dalam hidupku, teman pendamping yang selalu menasehatiku dalam kebaikan dan kesabaran, aku yakin dia akan datang seiring dengan berjalannya waktu, karena aku yakin bahwa Allah selalu mendengarkan Doa-doaku dalam setiap sujudku. Aku yakin dia pasti datang…

Untaian kata ini ku tulis sewaktu aku dalam kesendirian, dalam sunyinya malam yang dihiasi dengan beribu kerinduan pada masa-masa dulu.
Read More >>

MOTIVASI UNTUK BERKARYA

Semakin Tinggi Semangat Orang Untuk Meraih SUKSES, Maka Semakin Tinggi Pula KEBUTUHAN Akan MODAL INTELEKTUAL, EMOSIANAL, PISIKOLOGIS, MINAT,dan BAKAT. Kemampuat Tersebut bisa jadi Merupakan BAKAT TERPENDAM Dalam DIRI yang Belum TERGALI, Namun Bisa Juga dapat Merupakan BAKAT yang DIMUNCULKAN dengan Berbagai LATIHAN... !!!!.. INGAT TERUS YA ..!!!

Read More >>

Arti Cinta


Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.
Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka,
bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu.
Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.
Read More >>

Pengkabelan

UTP (Unshielded twisted pair)
Kabel paling murah berbentuk mirip kabel telepon. Bentuk kabel UTP
dan konektornya seperti pada gambar :


Read More >>

Rajawali

Berjuanlah Untuk Menjalani Hidup Ini... Seperti Rajawai yang mengepakkan sayapnya, dngan semangat nya untuk dapat terbang setinggi mungkin...

Burung rajawali adalah “King of the air” & “King of the birds.’’
Seorang rajawali merupakan “Born Winner, bukan “Born Loser.”

Kita bisa belajar 7 langkah SUKSES dari prinsip-prinsip rajawali sbb:
  1. Seorang Pemenang harus bersepakat dengan orang orang yang mempunyai pola kemenangan. Jauhkan dari orang pemikir negatif.
  2. Seorang Pemenang mempunyai visi dan terfokus seperti burung rajawali.
  3. Seorang Pemenang mempunyai sifat selalu bergerak dan selalu sanggup menyesuaikan diri dengan keadaan.
  4. Seorang Pemenang bertekad teguh untuk mencapai tujuan.
  5. Seorang Pemenang berkomitmen untuk menyelesaikan kerjanya dalam tepat waktu dan tetap pada waktunya.
  6. Seorang Pemenang harus komitmen pada “team building” dan terhadap perkembangan anak buahnya.
  7. Seorang Pemenang mengambil tindakan yang positif dan konstruktif untuk menang disetiap situasi. 












Read More >>

Kamis, 01 September 2011

DOA BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di Sorga
diKuduskanlah nama-Mu
datanglah Kerajaan-Mu
jadilah Kehenda-Mu
di Bumi seperti di Sorga
berilah kepada kami makanan kami yang secukupnya
dan ampunilah kesalahan kami seperti kami mengampuni
orang yang bersalah kepada kami
dan janganlah membawa kami kedalam pencobaan
tetapi lepaskan lah kami dari pada yang jahat sebab
EngkauLah yang empunya Kerajaan Sorga,
dan Kuasa dan Kemuliaan
sampai selama2nya...
Read More >>

yang terbaik buat pasangan sendiri2

" Wanita, hanya yang masih ABG yang mencari pria yang tampan.
Setelah mengerti kesulitan hidup, wanita menjadi lebih tertarik kepada pria yang penyayang, yang anggun memperlakukannya, yang berpotensi baik menjadi pemimpin dan penyejahtera keluarga.
Yang diinginkan wanita adalah yang terbaik bagi keluarga."
Read More >>

Kata Mutiara

Ketika kita meminta, Dia mengabulkan. Ketika kita bersyukur, Dia menambahkan. Ketika kita meminta dan bersyukur, DIA MENGARUNIAKAN KEAJAIBAN ~

Doa itu penting, TAPI lebih penting kualitas orang yang berdoa. Jadikanlah diri Anda sebab dikabulkannya sebuah doa.

Hati Anda adalah peti yang sering Anda anggap kosong. Kekayaannya hanya akan Anda temukan, bila Anda sendiri membuka hati Anda ~

~ Sadarilah ~ Ikhlas adalah tidak menempatkan adanya balas budi dalam ingatan kalian. Mulakan segala sesuatu dengan 'kebaikan' karena dia akan berbuah 'kebaikan' juga bagi diri kalian. Berikan dan Lupakan ~

Tiap-tiap kamu direncanakan mulia. Tuhan tdk pernah menciptakan yang sia-sia. Maka, jika ingin sampai kepada kemuliaanmu, bersikaplah seperti emas. Bersiaplah untuk muncul atau ditemukan dengan diruntuhkan dari tanah asalmu, digali, diayak, dipisahkan, kemudian ditempa dengan panas & pukulan. Jangan terus... hidup den...gan kebaikan yang kamu lekatkan pada lumpur kotor yang terus membebani & melumuri kilaumu!

Hargailah segala yang kau miliki; anda akan memiliki lebih lagi. Jika anda fokus pada apa yang tidak anda miliki, anda tidak akan pernah merasa cukup dalam hal apapun.

Kebahagiaan adalah salah satu yang kita cari dalam hidup. SIAPA yang Anda pikir paling bahagia di sekitar Anda? Dan KENAPA menurut Anda mereka BAHAGIA?

Kita tidak dapat mengubah masa lalu-- Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang-- Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi-- Satu hal yang dapat kita ubahadalah satu hal yang dapat kita kontrol,...dan itu adalah sikap kita.

IBU-mu adalah sosok yang bisa menggantikan siapapun, TAPI tak bisa digantikan oleh siapapun ... Bagi para wanita, berbahagialah. Dunia indah karena kaum Ibu ... ^_^

wajah CERIA apalagi MANIS saja ... sudah menyelesaikan 90% problem jika Anda punya masalah. Sekarang, coba bermuka ceria & manislah pada orang di deket Anda. Kembali kesini hasilnya yah? Ditunggu ...

Sahabat. Terkadang kita tidak mengindahkan waktu ... Untuk memahami MAKNA SATU TAHUN, tanyalah Anda pada adik-adik siswa kita yang tidak naik kelas dalam ujiannya ... 
Read More >>

10 Cuaca Teraneh di Dunia

Hujan Ikan dan Katak
Dari California , Inggris hingga India , secara periodik terjadi presipitasi (hujan) aneh. Hewan kecil seperti ikan, katak dan ular jatuh dari langit beberapa kilometer dari air. Puting beliung yang berputar di danau atau samudra dapat menghisap air dan apapun yang ada di dalamnya ke awan di atasnya.

Bola Api Besar
Selama berabad-abad, orang melaporkan keanehan listrik di rumah mereka, terutama selama badai petir. Bola cahaya seukuran bola golf hingga bola sepakbola terkadang melayang di udara selama badai dan memancarkan panas serta suara.
Bola ini biasanya akan hilang ketika mengenai benda berlistrik seperti TV namun terkadang bisa meledak dengan ganas dan menyebabkan kebakaran. Bola cahaya ini tak hanya mistis juga membuat ilmuwan bingung.

Langit Berdarah
Hujan darah terdengar seperti film horor Hollywood . Namun, pada zaman Romawi kuno, hujan ini dikabarkan pernah terjadi. Meski menakutkan, hujan ini sebenarnya bukanlah darah.
Warna merah disebabkan debu atau pasir yang tertiup ke atmosfer dan dibawa angin kuat dan akhirnya bercampur dengan awan hujan dan mewarnai hujan. Di Eropa, hujan merah ini diwarnai debu yang ada di benua itu dari badai pasir Sahara .

Tiga Matahari 
Di hari yang cerah, langit juga bisa memberi kejutan, setidaknya untuk mata. Jika matahari dekat dengan horizon dan awan cirrus berada di atasnya, ‘hantu’ tiga matahari akan bersinar di langit.
Matahari hantu ini sebenarnya cahaya terang yang tercipta ketika cahaya matahari dicerminkan oleh kristal kecil yang ada di awan. Meski hal ini merupakan fenomena optik umum, fenomena ini tak selalu muncul.

Bulan Biru
‘Bulan biru’ terjadi tiap dua setengah tahun ketika bulan purnama terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Terdapat peristiwa langka ketika bulan tampak biru. Kebakaran hutan dan gunung api dapat menembakkan abu ke atmosfer dan tercampur tetesan air.
Tetesan air ini dapat bergerak ribuan kilometer mengelilingi Bumi dan cukup untuk membuyarkan cahaya matahari dan membuat bulan berwarna biru.

Monster Laut
Monster Loch Ness mungkin hanya ungkapan berlebihan dari kolom putaran air. Angin puyuh kecil yang terkadang disebut ‘iblis air’ ini dapat mengubah air hangat menjadi corong.
Iblis air ini dapat berputar dan mengeluarkan suara desis. Suara ini dipadukan dengan tampilan seperti berleher panjang dan membuatnya terkesan seperti monster laut menakutkan yang akan melompat menyerang Anda.
Angin Puyuh Berapi
Meski tak ganas, iblis debu ini bisa sangat mengerikan. Angin puyuh ini merupakan versi kecil tornado yang terbentuk ketika panas bertemua tanah menyebabkan udara dan angin di atasnya berputar.
Angin puyuh ini tercampur debu dari tanah. Angin puyuh ini memiliki saudara yang lebih menakutkan, yakni iblis api. Iblis api terbentuk ketika panas intens hutan kebakaran menciptakan tali api yang berputar dengan ganas di atas kebakaran itu.

Sprite, Jet dan Elf
Selama bertahun-tahun, pilot melaporkan kilatan berwarna aneh yang keluar dari ujung badai awan dan membuat banyak orang tak percaya. Namun kini, ilmuwan menemukan bukti jenis petir aneh ini memang ada. Sprite merah merupakan ledakan cahaya merah yang berada 80,5 km di atas Bumi dan biasanya muncul dalam lebih dari dua kluster.
Saudaranya, Jet biru, merupakan kerucut cahaya biru yang terjadi di bagian atmosfer yang lebih rendah dari Sprite merah. Jet biru yang terjadi bersamaan dengan Sprite merah disebut Elf. Cahaya merah berbentuk panekuk yang tercipta dari petir di bawahnya. Kilatan ini hanya terjadi seperseribu detik dan ilmuwan terus menyelidi apa pemicunya.

Api Santo Elmo
Selama badai petir, banyak orang melaporkan bola ‘api’ berdansa di atas kapal. Bola api kecil bernama api Santo Elmo ini merupakan listrik statis yang timbul selama badai petir. Meski tak berbahaya, bola api kecil ini bisa terjadi sebelum ada sambaran petir. Bola api ini bisa menjadi pengingat agar Anda menjauh.

Bom Es
Kebanyakan orang yang pernah mengalami badai petir pernah mengalami hujan es sebesar bola kasti. Namun, pada beberapa hujan es, bisa jauh lebih besar (tercatat 40 kilogram) jatuh dari langit.
Lebih misteriusnya, bongkahan es ini terkadang jatuh ke Bumi tanpa adanya awan di langit. Sementara beberapa hujan es terbukti terjadi karena ada es yang jatuh dari sayap pesawat, beberapa hujan es masih tak bisa dijelaskan apa penyebabnya.  
 
 
 
 
Read More >>

Arti Cinta Sesungguhnya

Matahari selalu mempercayakan bulan untuk menerangi malam. Dan pria harus mengambil jalanya untuk sebuah peperangan demi melindungi bidadari terakhirnya. Ini bukan lelucon apalagi karya sastra ini adalah sebuah imaginasi pra yg mencoba mengartikan cinta yg sesungguhnya

Tapi Benci diawali dari sebuah Cinta Sejati. yg Sejatinya itu tidak memiliki arti yang berkesinambungan.

Dan sebuah arti yg selama ini dicari oleh manusia, Sebuah Arti Sejati yg memiliki makna seperti Kilaunya BERLIAN..
Read More >>

Sponsor

Pengikut