Sponsor

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2012

INSPIRASI HIDUP Tips Meningkatkan Motivasi Belajar

BERGAUL
  • Bergaulah  dengan orang yang senang belajar
  • Belajar apapun dari Alam sekitar dan Internet
  • Bergabunglah dengan orang-orang yang Optimis & selalu berpikir positif, di dunia ini ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merundung, kita akan tertular semangat, Gairah dan Rasa Optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu dan sebaliknya. 
CARI MOTIVATOR
Kadang kala seseorang butuh orang lain sebagai pemicu atau mentor dalam menjalankan hidupnya. Misalnya, teman, pacar ataupun pasangan hidup. kita pun dapat melakukan hal serupa denagn mencari seseorang atau komunitas yang dapat mengarahkan atau memotivasi kita belajar, tetap semangat dan meraih prestasi sehingga kualitas hidup kita semakin bermakna.

Selamat Melaksanakan..., SUKSES.!!!
Read More >>

Kamis, 19 Januari 2012

Kutipan Favorite

Catatan Mother Theresa

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman-teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka setiap saat.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Mother Theresa
Read More >>

Senin, 31 Oktober 2011

"Tetapkan Tujuan Hidup"


"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination"
--
                               (Fritzhugh Dodson)


Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.

Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.

Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.

Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan
hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.

Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan
dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu
adanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan
hidupnya tidak tercapai!

Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah
tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah
setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin
dicapai.

Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan
strategi apa yang harus diambil.

4 Cara Yang Bisa Kita Pakai Untuk Menetapkan
Tujuan Hidup:

1. Apa sebenarnya keinginan Anda?

   Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya
    keinginan Anda untuk beberapa tahun ke depan?

    Tidak ada salahnya Anda bermimpi. Anda
    tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak
    ada biaya yang harus Anda keluarkan untuk
    sekedar bermimpi. ;-)

2. Kumpulkan informasi.


    Dengan mengumpulkan informasi, Anda
    bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.

    Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan
    yang Anda inginkan, belajarlah dari mereka.
    Lakukan apa yang mereka kerjakan!

3. Jangan diam.


    Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan
    membawa Anda pada impian hidup yang diinginkan!
4. Tingkatkan kemampuan


    Jika ada cara yang Anda lakukan terbukti efektif
    dan mendekatkan pada tujuan yang ingin dicapai,
    maka alangkah baiknya jika Anda berusaha untuk
    meningkatkan kemampuan dan menambah kecepatan
    kinerja agar tujuan hidup Anda lebih cepat tercapai.

Jika keempat hal di atas Anda lakukan secara terus
menerus tanpa lelah dan bosan, Tuhan memberkati Anda
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.

Anda ibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas
gambaran kehidupan Anda sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning'
terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang
terbaik.

Dalam hal ini, Anda pun hanya bisa sebesar dan
sebahagia sebagaimana tujuan yang telah Anda
tentukan. Oleh sebab itu, pahatlah diri Anda
sebaik-baiknya!
Read More >>

Jumat, 02 September 2011

KEYAKINAN dan PERCAYA DIRI

Kau tidak boleh melewati dirimu Bukan karna kau tidak bisa, Tapi harapan-Mu kurang karena kamu selalu takut. Setiap orang ada PRAJURIT yang tertidur, Jika kamu bisa membangunkannya, berarti kau sudah melewati dirimu. Seperti menaruhkan nyawanya. Jadi mereka akan berperang sekuat tenaga... Kekuatan itu melebihi apap...un ini Adalah harapan Setiap Prajurit dan Tidak ada Berkas Darah.
Read More >>

TUMBUHKAN CITA-CITAMU

Kehidupan didunia ini seperti sebuah permainan dimana manusia sering kali terlena akan keindahan dunia yang disajikan pada mereka, padahal semua itu hanyalah tipu daya belaka yang akan membuat mereka terlena sehingga mereka lupa akan tujuan tuhan menciptakan mereka, padahal waktu akan terus berjalan dan tidak akan terulang kembali, hanya insan yang berimanlah yang akan sadar terhadap semua permaianan yang ada didunia ini, karena ia mempunyai cita-cita yang tinggi yang ingin dia raih dalam hidup ini.
Masih ingatkah kita ketika kita masih kecil dahulu, ibu dan bapak kita selalu menanyakan kepada kita tentang cita-cita kita nanti apabila kita sudah dewasa, banyak diantara kita yang dengan lantang menjawab ingin jadi insinyur, ada yang ingin jadi mentri, pilot , dokter bahkan ada yang ingin menjadi presidan, yah itulah harapan indah kita sewaktu kita masih kecil dahulu, namun seiring berjalannya waktu kenapa seakan-akan harapan dan cita-cita yang kita tanam sejak kecil itu mulai menghilang, bahkan sekarang pada saat kita sudah dewasa ketika kita ditanya tentang cita-cita kita banyak diantara kita yang menjawab dengan pesimisme, seakan-akan mereka sudah tidak mempunyai kepercayaan diri lagi terhadap cita-cita yang mereka tanamkan sejak kecil dahulu dalam mengarungi kehidupan ini, pernah suatu ketika ada beberapa mahasiswa ditanya dalam sebuah seminar tentang cita-cita mereka setelah lulus kuliah, banyak diantara mereka yang bercita-cita ingin menjadi karyawan dalam sebuah perusahaan, dan ada juga diantara mereka yang masih bingung mau jadi apa mereka nanti setelah selesai kuliah.
Sahabatku, inikah potret kehidupan kita saat ini, dimana banyak diantara kita yang sudah tidak mempunyai sifat optimisme dalam mengarungi kehidupan, padahal ayah dan ibu kita mengharapkan agar kita bisa menjadi orang yang sukses, apakah dengan kegagalan kita dalam menjalani kehidupan ini akan membuat mereka bangga? tentu tidak sahabatku, mereka ingin kita berhasil, mereka ingin kehidupan kita lebih layak dibandingkan mereka, jadi jangan sampai mereka kecewa dengan kegagalan kita, tapi buatlah mereka bangga dengan keberhasilan yang kita raih.
Sahabatku, ingat hidup ini adalah sebuah berjuangan dimana ketika kita tidak mau berjuang dalam hidup ini maka bersiap-siaplah kita menjadi seorang pecundang, maka selagi kesempatan masih ada gunakanlah ia dengan sebaik munkin, gunakanlah waktu yang ada dengan banyak berlatih, berusaha, dan jangan pantang menyerah, ingat tiada sesuatu itu sulit selama kita mau berusaha dalam menghadapinya, dan jangan lupa perbanyaklah berdoa dalam keseharianmu, karena semua yang terjadi pada diri kita adalah kehendak Allah.
Sekarang mari kita tumbuhkan lagi semangat bercita-cita seperti sewaktu kita masih kecil dulu, karena seorang bijak mengatakan bahwa orang yang memiliki cita-cita maka dia sudah meraih separuh dari kesuksesan hidup, jadi jangan takut bercita-cita sahabatku, tumbuhkan cita-cita yang tinggi dalam kehidupan kita agar hidup yang sekali ini kita jalani dengan keberhasilan yang gemilang, namun jangan hanya bercita-cita saja, tapi aplikasikanlah cita-cita anda dalam kehidupan ini.
Selamat mencoba sahabatku.
Dan semoga bermanfaat Bagi semua pembaca...
hahaha.. ;) :) :D
Read More >>

MOTIVASI UNTUK BERKARYA

Semakin Tinggi Semangat Orang Untuk Meraih SUKSES, Maka Semakin Tinggi Pula KEBUTUHAN Akan MODAL INTELEKTUAL, EMOSIANAL, PISIKOLOGIS, MINAT,dan BAKAT. Kemampuat Tersebut bisa jadi Merupakan BAKAT TERPENDAM Dalam DIRI yang Belum TERGALI, Namun Bisa Juga dapat Merupakan BAKAT yang DIMUNCULKAN dengan Berbagai LATIHAN... !!!!.. INGAT TERUS YA ..!!!

Read More >>

Rajawali

Berjuanlah Untuk Menjalani Hidup Ini... Seperti Rajawai yang mengepakkan sayapnya, dngan semangat nya untuk dapat terbang setinggi mungkin...

Burung rajawali adalah “King of the air” & “King of the birds.’’
Seorang rajawali merupakan “Born Winner, bukan “Born Loser.”

Kita bisa belajar 7 langkah SUKSES dari prinsip-prinsip rajawali sbb:
  1. Seorang Pemenang harus bersepakat dengan orang orang yang mempunyai pola kemenangan. Jauhkan dari orang pemikir negatif.
  2. Seorang Pemenang mempunyai visi dan terfokus seperti burung rajawali.
  3. Seorang Pemenang mempunyai sifat selalu bergerak dan selalu sanggup menyesuaikan diri dengan keadaan.
  4. Seorang Pemenang bertekad teguh untuk mencapai tujuan.
  5. Seorang Pemenang berkomitmen untuk menyelesaikan kerjanya dalam tepat waktu dan tetap pada waktunya.
  6. Seorang Pemenang harus komitmen pada “team building” dan terhadap perkembangan anak buahnya.
  7. Seorang Pemenang mengambil tindakan yang positif dan konstruktif untuk menang disetiap situasi. 












Read More >>

Kamis, 25 Agustus 2011

7 MENTAL LAWS TO SUCCESS IN SELLING

SALAH satu motivator terkenal Brian Tracy di dalam bukunya The 100 Absolutely Unbreakable Laws of Business Success memberikan 7 hukum yang selalu berlaku jika Anda ingin tetap sukses di dalam bidang penjualan. Di dunia ini dikenal dengan adanya hukum gravitasi. Dimanapun lokasi Anda di dunia ini, gaya gravitasi akan terus ada kecuali jika Anda hidup di planet yang lain. Jika di dalam dunia ini ada hukum fisik yang mengontrol agar dunia ini tetap berputar, dalam kesuksesan di bidang penjualan ada 7 hukum yang sama dahsyatnya dengan hukum gravitasi. Jika Anda melawan hukum ini, kesuksesan akan menjauh dari Anda

Hukum #1 : The Law of Cause and Effect
Hukum pertama dikenal sebagai hukum Sebab-Akibat. Setiap akibat (effect) yang terjadi dalam hidup Anda, pasti ada penyebab (cause) sebagai dalangnya. Tiliklah prestasi para Top MA dan MB, menurut Anda apakah kesuksesan yang mereka raih ada hubungannya dengan usaha yang mereka lakukan? Jawabannya: Pasti. Hukum ini menyatakan bahwa kesuksesan, kekayaan, kebahagiaan dan keberhasilan mempunyai keterkaitan baik langsung maupun tidak langsung terhadap penyebab khusus atau suatu tindakan yang spesifik. Kesimpulan pertamanya adalah jika Anda mengetahui secara jelas hasil yang seperti apa yang Anda inginkan, Anda pasti dapat mendefinisikan penyebabnya. Caranya adalah dengan mempelajari orang-orang sukses di dalam bisnis Anda; dengan melakukan apa yang mereka lakukan niscaya hasilnya kurang lebih tidak jauh dari mereka. Ketahuilah bahwa sukses bukanlah sesuatu hal yang kebetulan terjadi. Sukses bukanlah keajaiban apalagi sesuatu yang sering dihubungkan dengan LUCK. Hukum ini juga memiliki arti yang sama dengan Hukum Tanam-Tuai yang artinya apa yang Anda tanam, itulah yang akan Anda tuai. Hal paling utama untuk mencapai efek yang Anda inginkan berasal dari pikiran Anda. Apa yang Anda pikirkan baik mengenai diri Anda ataupun pekerjaan Anda, itulah hasil yang Anda dapatkan. Jika Anda merasa layak untuk menjadi seseorang yang sukses, usaha Anda akan mengarah pada pencapaian dari apa yang Anda pikirkan. Di dalam hidup ini anda bebas memilih; tidak ada seorangpun yang mampu memaksa Anda untuk merasakan, memikirkan dan bertindak terhadap segala sesuatu tanpa seijin Anda. Jadi jika Anda ingin mendapatkan efek yaitu komisi yang tinggi, cobalah tingkatkan usaha Anda mulai dari prospecting, appointment, presentation, listing, dan selling, niscaya Anda akan mendapatkan hasil yang Anda inginkan. 


Hukum #2 : The Law of Compensation
Emerson pernah menulis bahwa setiap orang dikompensasikan sesuai dengan apa yang dia kompensasikan terhadap perusahaan/pekerjaannya. Hukum kompensasi ini sejalan dengan hukum Sebab-Akibat yang berarti Anda selalu dikompensasikan baik besar maupun kecil sesuai dengan kontribusi Anda. Penghasilan Anda adalah kompensasi yang telah Anda lakukan di masa yang lalu. Jika Anda berniat untuk meningkatkan kompensasi Anda, Anda perlu meningkatkan nilai kontribusi Anda. Hal ini juga berlaku dengan sikap Anda dalam pekerjaan Anda, jika Anda "memasukkan" pikiran dan gambaran sukses, optimisme, antusiasme, Anda akan dikompensasikan dengan pengalaman positif dalam kegiatan Anda sehari-hari. Bahkan juga berlaku hukum overcompensation; hukum ini mengatakan bahwa orang-orang sukses mempunyai kebiasaan memberi lebih daripada apa yang mereka terima. Mereka melakukan extra service lebih dari apa yang mereka dibayar. Mereka selalu mencari kesempatan untuk memberikan pelayanan lebih dari ekspektasi pengguna jasa mereka. Dan karena mereka selalu memberi yang lebih, pelanggan mereka lebih loyal dan secara tidak langsung keberhasilan ini berbanding lurus dengan pendapatan mereka. Jika Anda ingin dikompensasikan sesuatu yang berharga seyogyanya Anda harus memberikan kompensasi terlebih dahulu. 



Hukum #3 : The Law of Control
Hukum yang satu ini mengatakan, "Anda akan merasa kompeten/senang terhadap diri Anda tergantung dari tingkat dimana Anda merasa mampu mengontrol diri Anda sendiri." Kebalikan dari hukum ini adalah Anda akan merasa tidak senang / negatif terhadap diri Anda jika Anda tidak mampu mengontrol hidup Anda sendiri atau dengan kata lain hidup Anda dikontrol oleh lingkungan atau orang lain. Para peneliti psikologi menemukan bahwa tingkat kebahagiaan seseorang ditentukan dari perasaan mampu mengendalikan bagian-bagian penting dalam hidupnya. Anda akan merasa bahagia apabila Anda merasa mampu menjadi "tuan" atas diri Anda sendiri. Salah satu kunci utama agar supaya seseorang memiliki positive mental attitude adalah kemampuan untuk mengontrol hidupnya. Hokum Sebab-Akibat mengatakan bahwa selalu ada penyebab bagi setiap keadaan yang terjadi. Tidak ada satupun kejadian terjadi karena keberuntungan, jika Anda mampu mengontrol hal-hal yang dapat mengakibatkan pencapaian tujuan hidup Anda, artinya Anda mampu mengontrol hidup Anda sepenuhnya. 



Hukum #4 : The Law of Belief
Hukum ini mengatakan, "Apapun yang Anda percaya, dengan emosi Anda, akan menjadi realitas/kenyataan." Kepercayaan Anda terhadap sesuatu menpengaruhi realitas yang akan datang. Jika Anda percaya Anda mampu menjadi MA yang berprestasi, kepercayaan Anda akan berubah menjadi kenyataan jika Anda betul-betul mempercayainya. Namun banyak orang yang berargumentasi bahwa bagaimana jika seseorang mempunyai keyakinan yang dalam untuk mencapai sesuatu, namun tidak mampu mencapainya? Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang paling banyak membuat seseorang berhenti mengejar apa yang dicita-citakannya. Jawaban untuk pertanyaan di atas adalah : 1). Orang tersebut belum mempunyai keyakinan yang benar (mungkin apa yang diinginkannya hanyalah mimpi yang tidak disertai dengan tindakan). 2). Gagal atau sukses adalah suatu proses bukan tujuan, seringkali orang mengevaluasinya dalam jangka waktu yang pendek (untuk hal ini cara yang mudah untuk mengetahuinya adalah melihat kemajuan pencapaian tujuan Anda, apakah ada perkembangan mendekati apa yang Anda inginkan atau sebaliknya?). 3). Jawaban terakhir atas pertanyaan di atas adalah banyak orang yang selalu ingin melihat bukti dahulu sebelum melangkah lebih jauh (untuk orang seperti ini sekali lagi masih meragukan keyakinannya). Cara lain untuk melihat apa yang diyakini seseorang bukan dari pengharapannya atau perkataannya namun dari perbuatannya. Seseorang MA yang berkeyakinan akan menjadi sukses namun tidak diperlihatkan dari kinerjanya berarti apa yang diinginkannya itu hanyalah mimpi belaka. Perbedaan antara dream/wishes dengan desire adalah adanya keselarasan antara keinginan dengan tindakan yang diambil. Jika Anda ingin menjadi tenaga penjual yang sukses, hal itu akan terlihat dari cara Anda berjalan, berkata-kata, bekerja dan berperilaku seperti cara seorang sukses berperilaku. Jika Anda mampu mencari role model seorang MA yang berhasil dan berusaha mengikuti cara mereka dalam menjalankan pekerjaannya setiap hari, Anda juga dapat mencapai hasil yang serupa. Kedengarannya tidak masuk akal bukan ? Cobalah tengok juara-juara tennis dunia, mereka semua mempunyai role model untuk ditiru, namun tidak semua orang mampu mempunyai komitmen yang kuat untuk "meniru" para top agent tersebut, karena apa yang mereka lakukan tidaklah mudah. Manusia mempunyai kecenderungan untuk menghindari "pain" dan mencari "pleasure"; sayangnya yang dilakukan oleh kebanyakan orang sukses malah sebaliknya mereka mencari "pain" karena dengan mengenal "pain" lebih dalam, mereka mampu mencapai sukses yang lebih besar lagi. 


Hukum ini juga berlaku secara timbal balik; jika tindakan seseorang adalah cermin dari keyakinannya, dan dia mampu mengontrol tindakannya artinya secara tidak langsung tindakan itu dapat membentuk dan mengontrol keinginan Anda. Dengan melakukan terus-menerus tindakan yang sejalan dengan keinginan Anda, Anda akan mampu meningkatkan kepercayaan Anda sama seperti ketika seseorang berlatih mengangkat barbel untuk membentuk ototnya. Banyak orang yang mempunyai konsep yang terbalik, mereka mengatakan," Jika nanti saya sukses menjadi top agent, saya baru akan mengivestasikan waktu dan tenaga saya untuk menjadi lebih baik." Hal ini sama dengan membalikkan hukum Sebab-Akibat; mereka menginginkan hasilnya terlebih dahulu tanpa membenahi penyebabnya untuk mendapatkan hasil tersebut, sama dengan ingin menciptakan realitas tanpa menciptakan keyakinan untuk pencapaiannya. Jika seseorang ingin mencapai kesuksesan yang diinginkannya, ia terlebih dahulu harus "menanam" benih kesuksesan itu sebelum menuainya. Keyakinan yang paling berbahaya adalah self-limiting beliefs, yaitu keyakinan yang mengakibatkan keraguan dan ketakutan yang menahan seseorang untuk mengerjakan hal-hal yang mendatangkan sukses. Keyakinan negatif itu antara lain merasa kurang dalam hal kemampuan, penampilan, dan kreativitas atau juga perasaan terhadap situasi bisnis yang jelek, merasa terlalu muda / tua, tidak cukup pengalaman dan sebagainya. Jika keraguan dan ketakutan timbul dan Anda membiarkan keyakinan negatif ini berlanjut, keyakinan inilah yang akan menjadi kenyataan. Jika Anda jujur, Anda dapat dengan cepat mengenali orang-orang di sekitar Anda yang memiliki kesulitan yang lebih sukar namun mampu berhasil dalam hidupnya. Begitu Anda dapat menyingkirkan keyakinan negatif itu, keyakinan itu akan hilang pengaruhnya terhadap Anda.  

Hukum #5 : The Law of Concentration
Hukum ini mengatakan, "Setiap hal yang Anda selalu pikirkan, Anda akan mampu mencapainya." Karena jika Anda berfokus terhadap target Anda, otak Anda akan berusaha mencari cara untuk mendapatkannya. Pikiran tersebut akan mendominasi bukan hanya percakapan Anda, namun juga tindakan Anda. Jika Anda berusaha untuk menjadi MA yang lebih baik, Anda akan menemukan diri Anda berusaha mendapatkan realitas tersebut. Namun sebaliknya, jika Anda terus memikirkan hal-hal yang Anda tidak ingin terjadi atau hal-hal yang menyebabkan keraguan dan ketakutan, Anda akan fokus terhadap masalah bukan pada solusinya. Seorang sukses adalah seseorang yang selalu memikirkan apa yang mereka inginkan sehingga mereka selalu mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan orang yang tidak sukses. Anda harus fokus terhadap hal-hal yang Anda inginkan dan mengerjakan segala sesuatu yang konsisten dengan keinginan Anda. 



Hukum #6 : The Law of Attraction
Hukum ini mengatakan," Anda adalah magnet hidup dan Anda akan menarik siapa saja atau kondisi apa saja sejalan dengan apa yang ingin Anda capai." Jika Anda bersikap positif dan optimis terhadap diri Anda, perusahaan Anda, produk Anda, hal ini akan membawa hal-hal positif kembali ke Anda. Makin baik service yang Anda berikan kepada pelanggan Anda, makin mudah pelanggan itu bekerjasama dengan Anda. Orang-orang positif akan menarik orang positif lainnya demikian sebaliknya. Jika Anda ingin menjadi MA yang sukses bergabunglah dengan sekumpulan MA lain yang juga mempunyai sikap positif dan yang berkeinginan untuk sukses. Jika Anda makin positif, optimis dan antusias terhadap apa yang Anda lakukan sekarang, daya tarik magnet Anda akan bertambah besar dan bertambah cepat dalam menarik orang-orang yang tepat dan kesempatan yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Kuncinya adalah secara terus-menerus mengontrol pikiran Anda pada hal-hal yang positif setiap hari. 


Hukum #7 : The Law of Correspondence
Hukum ini menyimpulkan bahwa," Dunia yang ada di luar Anda adalah cerminan dunia yang ada di dalam diri Anda." Perlakuan orang terhadap Anda adalah timbal balik terhadap perlakuan Anda terhadap mereka. Perlakuan orang terhadap Anda juga merupakan cerminan terhadap diri Anda. Jika Anda menginginkan orang memperlakukan Anda dengan baik, bersikap positif terhadap Anda, maka Anda juga perlu memperlakukan mereka sama seperti apa yang Anda ingin mereka perlakukan terhadap Anda. Orang-orang yang Anda pilih untuk berada di sekitar Anda baik keluarga ataupun teman dan rekan kerja adalah cerminan diri Anda sendiri. Seorang yang sukses akan mencari cerminan sukses lainnya pada orang lain. 



Summary
Jika Anda benar-benar menerapkan filosofi dari 7 hukum ini, saya yakin Anda berada pada jalur yang tepat menuju tangga kesuksesan Anda. 

Good luck! 

Oleh :Darmadi Darmawangsa M.Sc.
Sumber : http://www.fighttiger.net/article-mentallaws.html ,

C.Eng.



Read More >>

Sponsor

Pengikut